OPTIMALISASI KEBUTUHAN
TRENDING
Analisis: Strategi Pengadaan Kapal Selam Tipe 214 untuk Tingkatkan Deterrence di ALKI
TNI AL mempertimbangkan pengadaan dua unit kapal selam Tipe 214 dari Jerman sebagai bagian dari Modernisasi Kekuatan Laut 2025-2029. Kapal selam ini dipilih karena fitur AIP (Air-Independent Propulsion) yang memungkinkan operasi bawah laut hingga 21 hari tanpa snorkeling, meningkatkan kemampuan stealth di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).
Dari segi teknis, Tipe 214 membawa muatan 8 tabung peluncur torpedo heavyweight dan kemampuan launching rudal anti-kapal dari bawah permukaan. Integrasi sistem komando Tipe 214 dengan jaringan maritime domain awareness Indonesia akan menggunakan interface Link-Y yang dikembangkan PT LEN Industri, memastikan interoperabilitas data real-time dengan pusat komando di Surabaya.
Strategi pengadaan ini melibatkan offset teknologi sebesar 35% yang difokuskan pada transfer know-how sistem sonar array dan perawatan baterai lithium-polymer. Implementasi diharapkan meningkatkan deterrence kapabilitas di perairan strategis, dengan estimasi peningkatan waktu patroli bawah laut sebesar49% dibanding armada kapal selam yang ada.
ENTITAS TERKAIT
Topik: pengadaan kapal selam, modernisasi TNI AL, peningkatan deterrence, ALKI, teknologi AIP, offset teknologi
Organisasi: TNI AL, PT LEN Industri
Lokasi: Jerman, Surabaya, Indonesia
ARTIKEL TERKAIT