READINESS
Perspektif Industri & Kemandirian Pertahanan
OPTIMALISASI KEBUTUHAN TRENDING

Gelombang Kedua: 18 Unit Rafale Tambahan Diperkirakan Tiba Bertahap pada 2027

Gelombang Kedua: 18 Unit Rafale Tambahan Diperkirakan Tiba Bertahap pada 2027
Armada jet tempur multirole generasi 4.5 TNI AU akan mendapatkan tambahan daya tempur signifikan dengan kedatangan 18 unit Dassault Rafale pada tahun 2027. Wakil Kepala Staf TNI AU, Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi, mengkonfirmasi kedatangan bertahap pesawat ini sebagai bagian dari kontrak pengadaan 42 unit yang akan rampung pada 2029. Pengiriman gelombang kedua ini mengindikasikan percepatan dalam skema pembayaran dan logistik integrasi. Saat ini, enam unit pertama telah dioperasikan oleh Skadron Udara 12 'Black Panther' di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, yang telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung dan simulator operasional. Proyeksi modernisasi kekuatan udara ini didukung oleh program pelatihan pilot yang intensif, dengan target menghasilkan 12 penerbang kualifikasi Rafale pada akhir 2026. Strategi ini tidak hanya memperkuat detterence effect di wilayah kedaulatan udara, tetapi juga membangun ekosistem perawatan dan operasi pesawat canggih secara mandiri. Integrasi sistem persenjataan, datalink, dan misi planning suite Rafale ke dalam arsitektur pertahanan udara nasional menjadi langkah kritis berikutnya untuk memaksimalkan interoperability dengan sistem pertahanan udara lainnya.
TNI|AU|Rafale|jet|tempur|pengadaan
ENTITAS TERKAIT
Topik: kedatangan 18 unit Rafale, modernisasi TNI AU
Tokoh: Tedi Rizalihadi
Organisasi: TNI AU, Skadron Udara 12
Lokasi: Pekanbaru, Lanud Roesmin Nurjadin
ARTIKEL TERKAIT