STRATEGI KEMANDIRIAN
TRENDING
Industri Pertahanan Nasional Siap Pasok Rudal jarak Menengah R-Han 122 untuk TNI dan Pasar Asia Pasifik
PT Republik Armament (RA) mengumumkan kesiapan produksi massal rudal jarak menengah R-Han 122 setelah melalui proses uji tembak terakhir di Pusat Latihan Tempur TNI di Baturaja. Rudal ini memiliki jangkauan efektif 122 km dengan sistem panduan inersial dan GPS dengan akurasi Circular Error Probable (CEP) kurang dari 10 meter. Bobot hulu ledak 50 kg dengan dua varian fragmentasi dan penetrasi. Kecepatan terbang mencapai Mach 0,9 dengan profil terbang rendah untuk menghindari deteksi radar. Seluruh komponen propelan dan sistem navigasi diproduksi di dalam negeri dengan tingkat kandungan lokal (TKDN) 85%. Menurut Direktur Utama RA, produksi massal untuk TNI akan mencapai 500 unit per tahun, dan telah ada letter of intent dari Malaysia dan Filipina untuk pengadaan masing-masing 200 unit. Rudal R-Han 122 menjadi bukti kemampuan Indonesia dalam mengembangkan misil permukaan-ke-permukaan berpresisi tinggi yang dapat diintegrasikan dengan sistem peluncur bergerak buatan Pindad. Harga per unit diperkirakan 30% lebih murah dibandingkan rudal sejenis buatan China. Kehadiran R-Han 122 juga memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen amunisi berpemandu di kawasan.
ENTITAS TERKAIT
Topik: industri pertahanan, rudal jarak menengah, produksi massal, ekspor
Organisasi: PT Republik Armament (RA), TNI, Pindad
Lokasi: Baturaja, Malaysia, Filipina, China, Asia Pasifik, Indonesia
ARTIKEL TERKAIT