READINESS
Perspektif Industri & Kemandirian Pertahanan
OPTIMALISASI KEBUTUHAN TRENDING

Kementerian Pertahanan Teken Kontrak Radar 3D dengan PT LEN untuk Pertahanan Udara

Kementerian Pertahanan Teken Kontrak Radar 3D dengan PT LEN untuk Pertahanan Udara
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak senilai Rp 2,3 triliun dengan PT LEN untuk pengadaan 8 unit radar 3D jarak menengah (medium range) tipe S-band. Radar ini akan dipasang di sepanjang perbatasan Kalimantan dan Kepulauan Riau untuk memperkuat Sistem Pertahanan Udara Nasional (SISHANUDNAS). Setiap unit mampu mendeteksi target udara hingga jarak 250 km dengan ketinggian 50.000 feet, termasuk pesawat siluman (low observable). Radar 3D buatan PT LEN menggunakan teknologi Active Electronically Scanned Array (AESA) dengan 1.280 modul TR (Transmit-Receive). Sistem ini dilengkapi dengan IFF (Identification Friend or Foe) Mode 5 dan integrasi dengan sistem komando pertahanan udara (Siskoops). Menurut Dirjen Renhan, radar ini akan menutup celah deteksi yang sebelumnya hanya bergantung pada radar impor buatan Thales. Program ini merupakan bagian dari Optimalisasi Kebutuhan untuk merevitalisasi sistem radar nasional. Komponen lokal pada radar ini mencapai 80%, termasuk solid-state power amplifier dan back-end processing unit. Uji deteksi dan tracking telah dilakukan di pesisir Banten dan menunjukkan probability of detection 95%. Pengiriman unit pertama direncanakan pada kuartal kedua 2027.
radar 3D|PT LEN|pertahanan udara|kontrak|C4ISR
ENTITAS TERKAIT
Topik: Pertahanan Udara, Radar 3D, Kontrak
Organisasi: Kementerian Pertahanan, PT LEN, Thales
Lokasi: Kalimantan, Kepulauan Riau, Banten
ARTIKEL TERKAIT