READINESS
Perspektif Industri & Kemandirian Pertahanan
KEAMANAN INTEGRASI TRENDING

Sistem Pertahanan Siber Terintegrasi Markas Besar TNI Diluncurkan dengan Enkripsi Pasca-Kuantum

Sistem Pertahanan Siber Terintegrasi Markas Besar TNI Diluncurkan dengan Enkripsi Pasca-Kuantum
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersama TNI meluncurkan sistem pertahanan siber terintegrasi untuk Markas Besar TNI pada 12 Agustus 2026. Sistem bernama 'Benteng Nusantara' ini menggunakan enkripsi pasca-kuantum berbasis lattice-based cryptography yang tahan terhadap serangan komputer kuantum. Dengan arsitektur zero-trust, setiap akses data diverifikasi melalui multi-faktor biometrik dan token hardware. Sistem ini menghubungkan 12 pusat komando di seluruh Indonesia dengan bandwidth terenkripsi 100 Gbps dan redundansi melalui kabel fiber dan satelit. Keamanan integrasi ini memungkinkan respons cepat terhadap serangan siber dengan deteksi anomali real-time menggunakan AI, mengurangi waktu reaksi rata-rata dari 2 jam menjadi 5 menit.
siber pertahanan|enkripsi pasca-kuantum|BSSN|TNI
ENTITAS TERKAIT
Topik: Sistem pertahanan siber terintegrasi, enkripsi pasca-kuantum, Benteng Nusantara
Organisasi: BSSN, TNI, Markas Besar TNI
Lokasi: Indonesia
ARTIKEL TERKAIT